Pria juga ingin dimengerti

Pria mungkin adalah sosok yang mengklaim dirinya sebagai sosok yang tegar, kuat dan tidak cengeng. Namun di sisi lain ia juga adalah sosok yang ingin dimengerti. Sama seperti Anda, para wanita. Hanya jika Anda menunjukkannya secara lebih terbuka dan blak-blakan, sedangkan mereka cenderung tertutup oleh gengsinya sebagai pria. Hari gini masih gengsi? Well, bagi kita wanita memang gengsi itu patut ditinggalkan dan dilupakan. Beda halnya dengan pria, bagi kamu adam tersebut gengsi mungkin adalah nama tengah yang memang ada namun tak selalu ditampakkan.

Terlepas dari gengsi mereka, mari coba membedah pikiran mereka. Apa sih yang ingin dimengerti dari mereka?

-Bahwa mereka ingin dipuji
Pujian! Sama seperti wanita, pria juga suka dipuji. Entah pujian tersebut datang dari penampilannya, prestasinya atau sikapnya, kita patut memberi mereka pujian. Begitu pentingnya pujian bagi seseorang sampai terkadang mereka mencari-cari perhatian pada Anda.
Pujian ini juga penting bagi pria yang seringkali merasa minder dengan kekurangan fisik yang dimilikinya, entah ia hitam, pendek, kurus, atau sedikit gemuk. Berikan pujian kepadanya, tanpa Anda sangka, efek pujian ini akan menurunkan temperamen dan sifat cemburunya.

-Bahwa mereka dilema di antara kejujuran dan kebohongan
Saat Anda bertanya padanya, “Aku iteman ya, Sayang? Gendutan juga, ya?” dalam otaknya langsung roda berputar begitu cepat. Di satu sisi ia ingin jujur bahwa mungkin memang kulit Anda lebih hitam dan tubuh Anda lebih gemuk. Namun di sisi lain ia tak ingin membuat Anda ngambek dan tak percaya diri. Pernah kan Anda ngambek dan malah jadi gampang cemburu kalau dia bilang Anda hitam, gemuk, atau tak cantik hari ini?
Nah inilah yang dikeluhkan para pria. Mereka ingin Anda mengerti posisinya, hargai jika ia menjawab pertanyaan Anda dengan jujur. Sekalipun mungkin jawaban itu akan membuat Anda kecewa, tetapi percayalah kejujuran yang diucapkannya semata adalah bentuk kasih sayang dan kepeduliannya.

-Bahwa mereka adalah makhluk setia
Mungkin Anda pernah dikhianati oleh pria, dan rasanya sakit bukan? Sejak saat itu Anda selalu mendesaknya dan minta dia selalu minta ijin setiap kali ia hendak pergi. Anda akan menerornya dengan SMS atau telepon jika semenit saja ia tak memberi kabar. Anda jadi curiga setiap ada telepon berbunyi. Hentikan sikap detektif Anda. Bicaralah dari hati ke hati dengannya, pegang tangannya dengan lembut dan katakan bahwa Anda menitipkan kepercayaan Anda kepadanya. Untuk itu ia harus menjaganya dengan hati-hati karena kepercayaan itu rapuh.
Tak perlu lagi memeriksa handphonenya, dompetnya, karena Anda sudah menitipkan kepercayaan kepadanya. Biarkan ia melanjutkan tanggung jawabnya.

-Bahwa mereka juga ingin dihujani perhatian
Tak hanya Anda saja yang ingin dimanja, mereka para pria juga ingin dimanja. Mereka makhluk yang senang dimanja dan selalu haus kasih sayang. Berikan perhatian dan kasih sayang yang penuh pada mereka sampai mereka tak akan sempat mencarinya pada diri orang lain.

-Bahwa mereka ingin didukung sekalipun mereka gagal
Adakalanya mereka menghadapi masalah yang cukup besar, dan mungkin gagal pada ujian atau pekerjaan. Jangan tinggalkan mereka! Dukunglah mereka dengan sepenuh hati dan berikan semangat pada mereka. Mereka juga punya sisi lemah, dan mungkin separuh jiwa mereka terluka. Untuk itu raih tangannya dan topang ia di sisi Anda. Bantu ia berjalan ke depan sampai ia sembuh benar.

-Bahwa ayah sama pentingnya dengan ibu
Bagi Anda yang sudah menikah dan punya anak mungkin dengan angkuhnya Anda berkata, “Pria kan nggak pernah mengerti gimana sakitnya saat punya anak. Jadi ibu lebih penting dong dari ayah!” Selalu tanamkan dalam benak anak-anak Anda bahwa ayah sama pentingnya dengan ibu. Jadi tak ada yang lebih penting atau yang tidak penting. Berkat kedua sosok itulah buah hati bisa lahir.

-Bahwa Anda adalah yang terpenting di dalam hidupnya
Mungkin ia adalah sosok yang cuek dan gila kerja, hampir seluruh waktunya dihabiskan dalam pekerjaan atau kegiatan bersama temannya. Tetapi bukan berarti Anda tidak penting, jauh di dalam lubuk hatinya hanya Anda yang ada di sana. Anda adalah prioritas baginya. Hanya mungkin ia membutuhkan banyak waktu untuk membuktikan tanggung jawabnya.

-Bahwa mereka ingin menjadi pahlawan dan dimenangkan
Anda mungkin heran kenapa sih pria itu suka menonton sepak bola atau olah raga lain? Jawabannya sebenarnya mudah, pada setiap pertandingan tentunya ada yang menang bukan? Dan sensasi kemenangan itulah yang dirindukan dan selalu membuat pria itu bahagia. Untuk itu buatlah ia selalu menjadi pahlawan dan menangkan hatinya. Pria tak pernah mau kalah dari siapapun dan apapun. Saat mungkin ada pria lain yang lebih menggoda, tunjukkan padanya bahwa Anda setia, dan Anda memilihnya. Ia adalah pemenang hati Anda.

Jika Anda ingin hubungan Anda dan si dia berhasil, cobalah dengan mengerti dirinya sebelum menuntut untuk dimengerti. Semoga berhasil para peri cinta.
—————————————-
Agak geli ngeposting tentang ini. Bukannya saya yang sok tahu seperti seorang dokter cinta *hwuegh*, tulisan ini bersumber dari kaskus.us dan beberapa blog.

nuasa_daviani@yahoo.com

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s